Saeful Amri

Guru di SD Alam Ar Rohmah Malang , tepatnya di jl jambu no. 1 Sumber sekar Dau Malang. Hobi suka mencoba hal2 baru. Berasal dari kota kendal .* Salam kenal...

Selengkapnya
 Mudik Sebagai  Birrul Walidain
Ayoo..mudik kawan !!!

Mudik Sebagai Birrul Walidain

Menjelang hari raya Idhul Fitri, ada budaya orang Indonesia yang tidak bisa ditinggalkan yakni mudik ke kampung halaman. Sejak awal masuk bulan Ramadhan orang-orang sudah merencanakan kemana akan mudik bahkan biaya untuk mudikpun sudah ikut dibicarakan. Kegiatan mudik ini menjadi tradisi karena orang-orang yang bekerja diluar kota sudah setahun lamanya tidak berkumpul dengan keluarganya dikampung. Sehingga kesempatan cuti dan liburan yang lumayan lama ini dijadikan ajang silaturahmi sesama anggota keluarga yang lain.

Meskipun demikian, banyak dari mereka yang bekerja diluar kota tidak pulang kampung karena beberapa alasan. Mudik bukan sekedar pulang ke kampung halaman, namun mudik dijadikan sarana untuk melepas rindu, mengenang kebersamaan, dan mempererat silaturahmi. Semuanya memiliki makna yang sama, hanya saja ada satu hal yang mendasari kenapa harus mudik? Yakni ingin berjumpa dengan kedua orangtua sebagai bentuk Barrul Walidain " berbakti kepada kedua orangtua"

Barrul Walidain merupakan kewajiban bagi setiap anak kepada orang tuanya. Meski terkadang kedua orangtuanya sudah meninggal namun mereka tetap pulang ke kampung halaman, sekedar berziarah ke makam kedua orangtua untuk mendoakan mereka yang sudah meninggal. Makna mudik sebenarnya adalah sebagai bentuk barrul walidain kepada orangtua baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

Orang tuapun akan menanti kedatangan anak-anaknya, berharap mereka bisa bertemu dihari yang fitri yakni hari raya idhuI Fitri. Mereka akan merasa tidak lengkap, apabila ada satu anak saja yang tidak pulang ke rumah. Begitulah orang tua kasih sayangnya tak terbatas oleh waktu dan tempat. Mereka benar-benar tulus dan ikhlas memberikan kasih sayangnya kepada anak-anaknya.

Ayoo.. Mudik ke kampung halaman sebagai wujud bakti kita kepada orang tua, meski orang tua kita sudah meninggal dunia. Datanglah kepada mereka yang sudah merindukan anak-anaknya pulang ke rumah. Mereka rindu ingin memeluk dan bersua dengan anak-anak mereka. Ingatlah saudara bahwa sukses kita atas ijin dan doa kedua orangtua. Kalaupun mereka sudah tiada, ziarahilah makamnya, doakan orang tua sehingga mereka melihat kita dengan pandangan bahagia dan penuh senyum. Meski mereka melihat dialam yang berbeda.

#mudik sebentar lagi#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali